Bumi ini seperti tubuh manusia

Tubuh manusia mengeluarkan keringat, air seni, bahkan kotoran yang merupakan hasil dari suatu proses yang cukup kompleks dalam tubuh manusia. Begitupun dengan apa yang terjadi di permukaan bumi, seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, yang sering kita saksikan bahkan rasakan. Fenomena-fenomena tersebut merupakan hasil dari berbagai aktivitas yang terjadi jauh dibawah permukaan bumi. Manusia sulit melihatnya, tapi bisa merasakan produknya. Apa yang dilihat oleh mata kita sebenarnya merupakan “hasil” dari suatu proses yang tidak bisa kita lihat.

Untuk memahami tubuh manusia, munculah beberapa ilmu seperti biologi, kedokteran, dan lainnya yang bertujuan untuk memahami lebih jauh tentang setiap proses yang terjadi di dalam tubuh manusia beserta hasilnya. Dalam kasus bumi, maka kemudian muncul ilmu Geologi dan Geofisika.

Geologi sendiri berasal dari kata ‘geo’ yang berarti bumi, dan ‘logi’ yang berarti ilmu. Jadi, geologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pemerian dan pemahaman tentang bumi. Atau ada juga yang menyatakan bahwa geologi adalah ilmu pengetahuan yang membahas tentang pegunungan, darat, samudera (meliputi struktur dan komposisi) dan sejarah kehidupan, serta proses dan urut-urutan kehjadian yang berlangsung hingga menghasilkan keadaan yang sekarang ini. Geologi awalnya didasarkan oleh apa yang ditemukan di permukaan bumi dan apa yang bisa diambil dari bumi (seperti coring), yang masih bisa disaksikan oleh mata secara langsung baik melalui mata telanjang ataupun dengan alat bantu. Namun ini belum cukup, karena sejalan berkembangnya ilmu pengetahuan, maka muncul pertanyaan mengenai apa sebenarnya yang ada di dalam/bawah permukaan bumi ini. Mengenai struktur geologi, interior, dan proses-proses yang terjadi di dalamnya. Oleh karena itu, munculah ilmu Geofisika.

Geofisika sendiri bisa diartikan sebagai penerapan ilmu fisika yang bertujuan untuk menyelidiki bumi (nantinya lebih condong ke bawah permukaan bumi) berdasarkan sifat-sifat fisis yang dimiliki oleh bahan/material yang ada di bumi. Pada awalnya, materi (batuan) yang ditemukan dipermukaan bumi akan diuji secara lab untuk mengetahui sifat-sifat fisisnya, misalnya kelistrikan, kemagnetan, masa jenis, elastisitas, dan lain sebagainya. Informasi ini yang nantinya akan dipakai sebagai acuan untuk interpretasi/perkiraan mengenai keadaan bawah permukaan bumi (sub-surface).

Penyelidikan geofisika dilakukan dengan mengukur/merekam infromasi-informasi dari alam (bawah permukaan) berupa sinyal/data yang mewakili sifat-sifat fisis batuan serta keadaan bawah permukaan dari lokasi penyelidikan. Data lapangan yang diperoleh selanjutnya akan melalui suatu tahapan pengolahan data yang mengubah sinyal alam menjadi informasi mengenai karakter fisis batuan serta keadaan bawah permukaan lokasi penyelidikan yang biasanya disajikan dalam bentuk gambar penampang bawah permukaan.

Bisa dikatakan, dengan geofisika, kita berusaha melihat bagian lain bumi yang tidak bisa dilihat oleh mata melalui suatu proses unik dari ilmu fisika. Ilmu geofisika memiliki peran penting dalam proses pencarian dan penemuan sumber energi dan mineral diseluruh dunia. Baik dari sektor pertambangan (mineral dan batubara), minyak dan gas bumi, bahkan sekarang menjadi salah satu faktor penting dalam eksplorasi panas bumi (geothermal).

Karena perannya yang cukup signifikan, maka mari kita belajar bersama mengenai ke-GEOFISIKA-an ini lebih jauh. Bagaimana bisa menemukan emas? Bagaimana bisa menemukan air? Bagaimana bisa menemukan minyak bumi? Masing-masing ada caranya… 🙂

Posted in Geofisika | Tagged , , , | Leave a comment

STNK Hilang? ~ Don’t Worry!

       Ini adalah pengalaman pertama saya menghilangkan STNK kendaraan bermotor roda dua. Bah, rasanya bingung setengah mampus. Sudah dicari di sepanjang jalan, tanya ke setiap pos satpam, siapa tahu ada yang melapor, tapi hasilnya nihil. Setelah pencarian yang tiada ujung tersebut, akhirnya pilihan terakhir adalah membuat duplikat. Saya pikir tidak terlalu susah dan ribet. Eeeeee ternyataa…. nih silahkan disimak saja proses pembuatan STNK duplikat (contoh untuk area Jepara), siapa tahu ada yang senasib dan sepenanggungan… J

Ada dua opsi sebenarnya untuk membuat STNK baru duplikat.

1. Lewat Calo

Naaah, yang ini pastinya g begitu ribet, tapi…….(liat aja sendiri ah). Kemarin sempat tanya ke “biro percaloan” semacam ini, tarif untuk pengurusan STNK baru duplikat di bandrol ± Rp 600.000 tanpa perpanjangan pajak, dan ± Rp 800.000 yang disertai dengan perpanjangan pajak tahunan. Adapun syarat yang diminta adalah:

  • BPKB Asli/Surat Keterangan yang menerangkan bahwa BPKB anda sedang digadaikan atau belum keluar dari dealer,
  • KTP asli dan fotokopi KTP sesuai dengan nama yang tertera di BPKB
  • Fotokopi STNK yang hilang bila ada (saya sarankan sekarang yang STNK nya belum hilang, silahkan difotokpi saja untuk jaga-jaga )
  • Surat Kehilangan dari Polres (sepertinya yang ini pihak calo bisa mengusahakan).

Dengan persyaratan diatas,  kita menunggu sekitar 3 mingguan, STNK baru akan sudah ditangan. Anda bisa temukan calo calo seperti ini dibanyak tempat, salah satunya di fotokopian depan Samsat Jepara..hehe. Tapi, sebenarnya ada calo yang lebih murah lagi, sekitar ± Rp 400.000, tapi kalo ini harus ada koneksi “orang dalam” karena biasanya pihak yang bersangkutan pun adalah “orang dalam” sendiri yg nyambi kerja sampingan….hehehe

 2. Mengurus sendiri

Hemm, akan cukup panjang untuk cara ini. Silahkan dicermati bagi para rider dengan kantong cekak/pas-pasan..

  • Yang pastinya syarat utama masih sama seperti yg lewat calo. (BPKB, KTP, dan fotokopi STNK),
  • Pertama-tama, datangi Polres bagian pelayanan masyarakat untuk melaporkan kehilangan, yang dari sini kemudian kita akan mengantongi sebuah surat keterangan kehilangan (yg hanya berlaku selama 14 hari). Kalau saya kemarin, tidak mengeluarkan uang sepersepun untuk mendapatkan surat ini,
  • Kemudian, selanjutnya membuat pengumuman kehilangan di radio dan di koran setempat. Dari sini, yang diperoleh adalah nota dari radio (biaya Rp 20.000) dan dari koran (biaya Rp 20.000) serta kliping koran dimana pengumuman tersebut dipasang.
  • Sekitar 3 hari dari pemasangan pengumuman tadi, barulah kemudian melakukan ceck fisik ke Samsat. Usahakan yang melakukan ceck fisik adalah orang yang sesuai dengan di STNK, atau kalo diwakilkan, usahakan punya kenalan pakpol. Disini, dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 35.000
  • Setelah ceck fisik, kemudia kembali ke Polres ke bagian RESKRIM, untuk meminta semacam surat rekomendasi yang menjelaskan STNK tersebut memang hilang, dan dikenakan biaya sebesar Rp 30.000. Tidak hanya itu, selain dari RESKRIM, kita juga perlu meminta surat keterangan dari TMC (Traffic Management center), tanpa biaya.
  • Setelah itu semua beres, balik lagi ke Samsat untuk ceck kelengkapan berkas, kemudian ceck fiskal (informasi tentang pajak motor). Setelah hasil fiscal keluar, selanjutnya akan menuju ke pemberkasan. Setelah sampai disini, kita tinggal menunggu sekitar satu minggu untuk mengambil STNK baru.
  • Biaya pengambilan STNK ini sekitar Rp 50.000.

Jadi, total biaya yang dikeluarkan dengan mengurus sendiri adalah (20.000+20.000+35.000+30.000+50.000) = Rp 155.000 saja, dan dalam 2 minggu STNK sudah jadi.

Oiya, perlu diingat, bahwa pembuatan STNK baru tersebut HANYA bisa dilakukan di kota tempat dimana STNK tersebut diterbitkan. Tidak bisa dan tidak akan bisa dilakukan di kota lain.

Demikan sedikit pengalaman saya. Pilihan ada ditangan anda. Ingin mudah biaya besar, atau ribet biaya bisa di”ampet”. Semoga bermanfaat, Tuhan memberkati.

Aside | Posted on by | Tagged , , | Leave a comment

Semua tentang Allah, Dialah alasan dan tujuan kita diciptakan (Tujuan Hidup-Prolog)

 Kira-kira apa yang akan terjadi apabila kita menempatkan sebuah meja tamu di ruang makan? Apakah itu akan membuat kita merasa lebih nyaman saat makan karena mejanya lebih artistik? Atau membuat kita lebih bernafsu makan karena mejanya bagus? Atau malah sebaliknya, … Continue reading

Gallery | Tagged , , , | Leave a comment

fieldtrip Geologi Fisik

Fieldtrip Geologi Fisik dilaksanakan di daerah Bayat dan sekitarnya dengan tata urutan perjalanan Yogyakarta – Klaten – Bayat dengan menggunakan bus, sedangkan untuk mencapai lokasi – lokasi pengamatan dilakukan dengan berjalan kaki.

Menurut segi administratif, Kecamatan Bayat terletak dalam wilayah Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah dengan uraian perjalanan STA 1 di  Gunung Bayat desa Jimbung, STA 2 di Gunung Pendul , STA 3 di kaki Gunung Semangu desa Gunung Gajah. Fieldtrip dilakukan pada hari Sabtu tanggal 29 November 2008 berangkat dari kampus teknik Geologi  dimulai pada pukul 7.15 dan selesai pukul 17.00 di KPTU Teknik UGM.

Lengkapnya bisa dilihat di: Fieldtrip Geologi Fisik

Aside | Posted on by | Tagged , , , | Leave a comment

VLF-Watuadeg

“PERBANDINGAN NILAI RAPAT ARUS EKUIVALEN PADA BATUAN SEDIMEN DAN BATUAN BEKU AREA KALI OPAK, WATUADEG DARI AKUISISI DATA VLF MENGGUNAKAN INSTRUMENT T-VLF “

Oleh :

Shinta Kartina F. , Kristyo Adhi P. , Iko Saptinus, Wahyu Setyo H. , Muhamad Wildan P. , Hafiz Alasyad, Putri Afifah.

______________________________________________________________

Intisari

 Singkapan yang  terdapat di Kali Opak, sebelah Barat Dusun Watuadeg  memperlihatkan adanya 2 kenampakan jenis batuan yang berbeda, yaitu batuan beku basaltik pada sisi barat, sedangkan batuan sedimen pasir pada sisi timur, yang hanya dipisahkan oleh Kali Opak. Secara regional, daerah tersebut masih termasuk ke dalam formasi Semilir. Dari kenampakan luar fisisnya, pada tubuh batuan sedmen yang berada di pinggir sungai, beberapa kali ditemukan adanya inklusi dari batuan beku basaltik. Hal ini bisa dijadikan salah satu dasar pengasumsian  bahwa batuan sedimen tersebut berada di atas tubuh batuan  basaltik. Karena  berasal dari dalam bumi  dan mengandung mineral besi, bisa diasumsikan bahwa batuan  basaltik bersifat konduktif ketimbang batuan sedimen, yang mengandung butiran batuan yang telah ada sebelumnya.

VLF merupakan salah satu metode elektromagnetik yang  secara prinsip bisa  digunakan untuk   mendeteksi zona konduktif maupun resistif.  Medan elektromagnetik primer sebuah pemancar radio memiliki 2 komponen. Komponen medan listrik vertical Epz dan komponen medan magnetik horizontal Hpy yang tegak lurus terhadap arah perambatan sumbu x.  Jika di bawah permukaan terdapat suatu medium yang konduktif, maka komponen  medan magnetik dari gelombang elektromagnetik primer akan menginduksi medium tersebut sehingga akan menimbulkan arus induksi (eddy current),  E𝑆𝑥 . Arus eddy  akan menimbulkan medan elektromagnetik baru yang disebut medan elektromagnetik sekunder, 𝐻𝑆, yang mempunyai komponen horizontal dan komponen vertikal. Hasil  survey VLF di lokasi berupa nilai f1 dan f2, dari  penarikan 2 lintasan.  Pengolahan data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Sebelum tahap pemrosesan, terlebih dahulu data dikoreksi noisenya. Kemudian dilakukan pengolahan dengan menggunakan Filter Fraser dan Filter Karous Hjelt. Pada penelitian ini, pemrosesan data akan dilakukan dengan metode tilt-angle dengan input nilai tilt, elips, dan posisi, serta akan menghasilkan keluaran berupa nilai rapat arus  dan pseudodepth yang selanjutnya akan dikonversikan menjadi peta kontur rapat arus.    Hasil pengolahan data antara lintasan 1 dan lintasan 2 merupakan peta kontur rapat arus konduktivitas batuan di tiap lintasan. Di  lintasan 1 didapatkan nilai kondutivitas yang tinggi karena batuan di bawahnya berupa batuan basaltik.  Sedangkan  lintasan 2 berupa batuan sedimen sehingga menghasilkan kenampakan konduktivitas yang rendah.

Untuk lengkapnya, lihat di :VLF Watuadeg

Aside | Posted on by | Tagged , , | Leave a comment